RSS

Manajemen & Organisasi

 

MANAGEMENT ORGANISASI

Oleh : Bayu Pramutoko, SE

(Diberikan pada MAKESTA IPNU-IPPNU CAB KOTA KEDIRI )

Kediri,  06 /10/07

             Sebelum kita mulai membahas lebih lanjut mengenai judul diatas “ Management Organisasi “ Banyak pertanyaan yang sering muncul ketika kita masuk atau mengikuti kegiatan sebuah organisasi diantaranya :

1.      Motivasi Apa saya masuk organisasi ?

2.      Apa dan bagaimana itu Organisasi ?

3.      Siapa saja didalam organisasi ?

4.      Apa yang kita lakukan di Organisasi ?

5.      Apa dan bagaimana itu management ?

6.      Apa pula management organisasi

 

Motivasi adalah dorongan seseorang untuk melakukan tindakan atau perbuatan, sehingga seseorang tentunya memiliki dorongan dalam dirinya untuk masuk sebuah lembaga atau oraganisasi diantaranya :

a.       Fisiologis yaitu mencari kebutuhan hidup

b.      Kasih sayang yaitu dorongan untuk bergaul dengan individu lainya

c.       Pengakuan yaitu dorongan karena dia ingin diakui

d.      Penghargaan yaitu dorongan karena dia ingin dihargai kemampuannya.

e.       Aktualisasi diri yaitu dorongan dia karena ingin memperluas wawasan.

PENGERTIAN ORGANISASI

            Menurut Indriyo G.S dan Nyoman Sudita “ Organisasi adalah suatu system yang terdiri dari pola aktivitas kerjasama yang dilakukan secara teratur dan berulang-ulang oleh sekelompok orang untuk mencapai suatu tujuan

Organisasi yaitu orang – orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang dilakukan berdasar atas suatu aturan tertentu dan penjabaran fungsi pekerjaan secara formal.

I.  Tujuan

a.    Secara umum

Agar proses pekerjaan tercapai dengan cara diatur, disusun sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan secara efktif dan efisien.

b.   Secara khusus

1.      Bidang agama                         5. meningkatkan pendidikan moral dan iman.

2.      Bidang sosial                          6.  kemanusiaan

3.      Bidang ekonomi                      7. mencari laba

4.      Bidang politik                         8.  mencari kekuasaan

II.    Manfaat

Agar pelaksanaan tugas dilakukan lebih baik terkoordinir dan tujuan serta jalannya pekerjaan tercapai secara efektif dan efisien.

III. Asas / prinsip organisasi

1.   Asas / prinsip perumusan dan penentuan tujuan

2.   Asas / prinsip pembagian kerja

3.   Asas / prinsip pendelegasian wewenang

4.   Asas / prinsip organisasi

5.   Asas / prinsip efisiensi sederhana

6.   Asas / prinsip pengawasan umum

IV.  Struktur Organisasi

1.   Struktur Organisasi Garis

Digunakan pada perusahaan / lembaga yang sederhana / kecil

2.   Struktur Organisasi Fungsional

Susunan organisasi yang memberikan gambaran pembagian tugas dan wewenang menurut fungsi pekerjaan

PENGERTIAN MANAGEMEN SECARA UMUM

Managemen yaitu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan. Kegiatan : perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengendalian / pengawasan yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan melalui pemanfaatan SDM dan sumber daya lainnya.

MANAGEMEN SEBAGAI ILMU DAN SENI

1.      MANAGEMEN SEBAGAI ILMU

Diartikan sebagai upaya pencapaian tujuan dengan pendekatan, menjelaskan fenomena, gejala,  dan mentransformasikan dan mengidentifikasikan berdasar kaidah ilmiah.

Ciri – ciri  :

(1).  Prinsip – prinsip managemen dapat dipelajari

(2).  Pengambilan keputusan didekati dengan kaidah ilmiah

(3).  Obyek dan sarana sebagian elemen bersifat materi

2.      MANAGEMEN SEBAGAI SENI

Diartikan sebagai pendekatan pencapaian tujuan lebih banyak dipengaruhi oleh kekuatan pribadi, bakat, karakter pelaku managemen.

Ciri – ciri  :

(1).  Keberhasilan pencapaian tujuan dipengaruhi oleh sifat dan bakat

(2).  Dalam proses pencapaian tujuan melibatkan unsur naluri, perasaan dan intelektual

(3). Faktor yang menentukan keberhasilan dalam pekerjaan adalah kekuatan pribadi yang kreaif ditambah skill.

FUNGSI – FUNGSI MANAGEMEN

Fungsi manager dalam managemen secara menyeluruh  :

(1).  Planing atau perencanaan

Merencanakan kegiatan yang hendak dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan

(2).  Organising atau pengorganisasian

Menyusun, menentukan, menetepkan, jenis tugas dan kewajiban setiap fungsi.

(3).  Staffing atau penyusunan staf

Penyusunan dan penetapan serta pengembangan meliputi kegiatan mulai merekrut pegawai, usaha memanfaatkan, mengembangkan sampai mendayaguna secara maksimal.

(4).  Directing atau pengarahan

Memberikan komando, mengerakkan dengan memberi perintah, juga memberikan kepemimpinan kepada bawahan supaya dapat melaksanakan tugas secara efektif dan efisien.

(5).  Coordinating atau pengkoordinasian

Yaitu mengkoordinir seluruh pekerjaan diantara pekerjaan yang satu dengan yang lain merupakan totalitas.

(6).  Controlling atau pengawasan

Usaha untuk memberikan penilaian, koreksi, evaluasi atas semua kegiatan dan secara terus – menerus melakukan monitoring baik pekerjaan yang sedang dilakukan ataupun pekerjaan yang sudah dilakukan.

Efektifitas Individu, Kelompok, dan Organisasi

Efektifitas dapat diartikan sebagai sebuah prestasi (perfomance) Individu, Kelompok, dan organisasi. Semakin berprestasi seseorang, Kelompok ataupun  organisasi, semakin menunjukkan efektivitasnya. Analisis terhadap perilaku Organisasional (organizational befavior) terdiri dari tingkatan (level) yaitu Individu, Kelompok, dan organisasi.

Perspektif Terhadap Efektifitas è dapat diidentifikasi menjadi efektifitas Individu,kelompok, dan organisasi.            Penyebab Efektifitas è tidak lain adalah adanya Individu, Kelompok, dan organisasi.

Keterangan:

1.      Menunjukkan bahwa Efektifitas Kelompok Lebih Tinggi dibandinkan dengan sekedar penjumlahan individu.

2.      Begitu Juga efektifitas Organisasi adalah lebih tinggi dibandingkan dengan penjumlahan efektifitas kelompok.

3.      Hal ini menunjukkan bahwa prestasi organisasi lebih tinggi dibandingkan dengan penjumlahan prestasi bagian-bagian yang ada dalam organisasi.

Pendekatan Efektifitas è untuk dapat mencapai suatu target sasaran efektifitas organisasi memerlukan beberapa pendekatan yang akan berguna untuk memberikan jalur searah dalam mencapai tujuan organisasi. Pendekatan tersebut :

1.      Pendekatan Tujuan ð menetapkan suatu target yang akan dicapai oleh organisasi dan efektivitas ditentukan dengan mengukur tercapainya tujuan (target) tersebut.

2.      Pendekatan Teori Sistem ðTeori sistem ini menekankan pentingnya organisasi terhadap permintaan dari luar (external demand) sebagai kriteria untuk menentukan efektifitas.

****

 

 

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 99 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: