RSS

Tutorial Computer & Internet (buat email)

Membuat Account Email di Google

Penjelasan singkat tentang Google Apps.

Google Apps merupakan layanan perangkat komunikasi dan kolaborasi sederhana namun bisa dibilang sangat canggih. Dimana layanan ini ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada suatu organisasi yang membutuhkan layanan Powerfull dengan harga murah bahkan gratis. Dengan memiliki account gratis di Google Apps berarti sudah memiliki beberapa layanan yang siap diberikan kepada penguna atas nama domain kita, layanan yang diberikan berupa satu paket yaitu Account Gmail, Google Calendar, Google Talk dan Docs & Spreadsheets. (info lengkap bisa dibaca pada Google Apps)

Diantara layanan yang diberikan tentu saja layanan Account Gmail yang paling menarik, dimana dengan layanan ini kita bisa memiliki alamat account email sesuai dengan nama domain kita sendiri, perlu diingat email account yang diberikan hanya terbatas pada 100 account jika dirasa kurang kita dapat menambah account baru dan tentu saja dikenai biaya tambahan. Contoh nyata Google Apps bisa dilihat pada domain saya ( http://www.o-om.com ) dimana saya memberikan fasilitas email gratis dengan account namakamu@o-om.com. Sampai saat ini sudah ada 60 anggota pengguna email yang mendaftar, jadi masih ada 40 account lagi yang tersisa, udah jadi anggota? kalo belum buruan daftar🙂

Sebelum mendaftar ke layanan Google Apps pastikan bahwa kita sudah memiliki alamat domain sendiri, jikapun belum ada jangan berkecil hati..kamu tetap bisa melakukan pendaftaran🙂

Ikuti langkah-langkah membuat email account Pada di Google Apps:

1. Pertama klik http://www.google.com/a/org/?hl=id

2. Pada halaman “Inovasi Google. Solusi canggih. Tanpa biaya” Tekan tombol Sign up.

3 Pada halaman “Pilih edisi yang sesuai dengan kebutuhan Anda” sebaiknya pilih Edisi standar lalu tekan tomblog Sign up .

4. Akan tampil halaman “Selamat datang ke Google Apps” tuju ke “Pilih nama domain (langkah 1 dari 3) pilih Saya sudah punya sebuah domain

Langkah I : Pilih nama domain

Masukan nama domain milik kita sendiri (domainkamu.com). jika sudah pilih tombol “Gunakan domain saya”


Langkah II : Mendaftar -> Sign up for Google Apps Standard Edition (step 2 of 3)

Disini kita diminta untuk mengisikan form isian, isikan sesuai petunjuk yang ada, jika sudah tekan tombol Lanjutkan


Langkah III : Set up – Create your first administrator account (step 3 of 3)

Disini peran kita sebagai administrator, masukan beberapa isian data sesuai petunjuk yang ada. Jika sudah tekan “i accept. Continue with set up”


5. Kita akan menerima email Confirmasi, check email tersebut atau jika malas buka email bisa langsung masuk form login pertama kali.


6. Setelah login kita akan dihadapkan pada halaman Dashboard, karena saya hanya menjelaskan cara mengaktifkan email, jadi rekan bisa menuju icon Email lalu klik icon tersebut, Perlu diingat nama default yang diberikan google untuk mengakses mail domain kita adalah namun kita dapat mengubah sendiri nama mail custom domain sesuai keinginan asal jangan gunakan sub domain dengan “www”. Saran saya sebaiknya tetap gunakan nama “Mail” saja. Jadi nama mail domain kita nantinya seperti ini http://mail.namadomain.com. jika sudah melakukan setting untuk nama alamat sub mail domain, jangan lupa klik save changes dan kembali lagi ke halaman dashboard.


7. Tuju kembali icon Email lalu pilih link “Activate email” Pada halaman Set up email delivery Disini kita diminta untuk melakukan setting Mail Exchange (MX) records (MX-Record merupakan alamat Mail-eXchange server. Jadi berguna untuk menunjukkan alamat Mailbox domain-name bersangkutan) Mail Exchange (MX) rekord akan mengontrol bagaimana email masuk kemudian diarahkan kedomain kita. Sebelum Google bisa mengarahkan ke email, kita perlu mengubah Mail Exchange (MX) Record ini untuk menunjuk kepada server Google.

Catatan : Sebelum kita melakukan setting pada Mail Exchange (MX) jangan tekan dulu tombol “I have complete these step”

Pada pilihan Showing instructions for kita bisa memilih alamat Hosting atau DNS gratis yang saat ini kita gunakan. karena saya pribadi menggunakan layanan gratis DNSPark jadi saya hanya menjelaskan pada layanan ini saja.

Setting Mail Exchange (MX) Pada layanan DNSPark:

  • Log in ke account DNS Park.
  • Klick DNS Hosting.
  • Pilih nama domain kamu yang akan digunakan untuk Google Apps.
  • Click Mail Records (MX).
  • Pada MX Resource records, pertama kali masukan data dibawah:
Mail Domain Priority Hostname
(auto-filled) 1st ASPMX.L.GOOGLE.COM.
  • Klik Update.
  • Ulangi seperti langkah pertama untuk masukan data MX record dibawah ini:
    Mail Domain Priority Hostname
    (auto-filled) 2nd ALT1.ASPMX.L.GOOGLE.COM.
    (auto-filled) 3rd ALT2.ASPMX.L.GOOGLE.COM.
    (auto-filled) 4th ASPMX2.GOOGLEMAIL.COM.
    (auto-filled) 5th ASPMX3.GOOGLEMAIL.COM.
    (auto-filled) 6th ASPMX4.GOOGLEMAIL.COM.
    (auto-filled) last ASPMX5.GOOGLEMAIL.COM.
  • Jika sudah klik update kembali

Pada DNSPark setting akan tampak sebagai berikut:

8. Sampai tahapan ini setting MX record pada DNSPark sudah selesai.

9. Kembali lagi ke halaman Google Apps, Tuju kembali icon Email lalu pilih link “Activate email” karena kita sudah melakukan setting untuk Mail Exchange (MX), langkah terakhir tekan tombol “i have complete these steps”

Selamat kamu dah punya alamat account email dengan nama domain sendiri, untuk setting lengkap mengenai cara menambah account akan saya tulis pada artikel berikutnya.

Membuat Email di Yahoo

Untuk para mahasiswa dan mahasiswi, dalam kesempatan yang sangat baik ini bayu96ekonomos ingin mencoba berbagi informasi seputar cara pembuatan email gratis di Yahoo. Mungkin bagi banyak orang informasi ini bukanlah sesuatu yang berharga dan di anggap informasi sudah usang, namun menilik dari pengalaman kang rohman pribadi ternyata masih ada orang yang belum mengetahui cara membuat email, ini terbukti dari teman kantor kang rohman yang masih bertanya tentang cara membuat email. Jadi, saya pikir tidak ada salahnya untuk mengulas topik ini.

Apa yang di maksud dengan Email ?

Email adalah kepanjangan dari istilah bahasa inggris Electronic Mail atau jika di bahasa indonesia kan adalah Surat Elektronik. Dengan anda mempunyai alamat email, maka ibarat anda mempunyai sebuah kotak surat yang siap untuk menerima dan menampung seluruh kiriman surat dari manapun.

Apa keuntungan memiliki sebuah alamat Email ?

Di bandingkan dengan surat biasa, maka banyak sekali manfaat atau keuntungan yang di dapat oleh pemilik email.
keuntungan-keuntungan tersebut di antaranya :

  1. Pengiriman/penerimaan surat (mail) lebih cepat di banding surat biasa.
  2. Untuk masalah pengiriman ataupun penerimaan surat hanya memerlukan waktu beberapa
    menit saja ke berbagai belahan di dunia.
  3. Isi surat dapat di buka di mana saja, dengan syarat bisa online internet.
  4. Sebagai salah satu syarat untuk mengikuti berbagai kegiatan di internet, misal untuk membuat blog, ikut bisnis di internet, info lowongan kerja, dan banyak lagi.
  5. Dan banyak lagi kegunaan mempunyai email

Di mana kita bisa membuat email ?

Untuk membuat sebuah email, bisa yang berbayar ataupun yang gratis. Di antaranya keduanya tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Apabila anda membeli sebuah domain, biasanya langsung dengan email. Salah satu kelebihan yang berbayar adalah nama email sesuai dengan domain kita, misal : saya@bayu.com atau konsultasi@bayu.com atau sebagainya. Apabila kita ingin yang gratisan, kita bisa membuat email ikut di domain situs lain, misal di Yahoo Google atau di MSN. Bagi yang baru mau membuat email, anda bisa mencoba membuat email di yahoo.

Sebelumnya perlu di ketahui bahwa internet sangatlah dinamis, maka mungkin tutorial ini pada waktu tertentu akan tidak lagi sesuai.

Berikut adalah panduan membuat akun email di yahoo :

  1. Silahkan anda kunjungi alamat situs http://mail.yahoo.com
  2. Klik link bertuliskan Sign Up yang berada di samping kanan
  3. Setelah berada di halaman pengisian formulir, silahkan di isi dengan data diri anda
    1. My name ? di isi dengan nama anda (nama depan dan belakang), misal : balaka shadut.
    2. Gender ? pilih sesuai dengan jenis kelamin anda. male untuk pria dan female wanita.
    3. Birthday ? isi dengan tanggal lahir anda.
    4. I live in ? pilih negara tempat tinggal anda. misal : indonesia.
    5. Postel Code ? isi dengan kode post tempat tinggal anda. Misal : 10730.
    6. Yahoo! ID and Email ? isi dengan nama email yang di inginkan. Misal : balakasahadut25. sebagai catatan, tidak semua nama bisa di pilih karena kemungkinan Id tersebut sudah di pakai oleh orang lain. jika nama Id anda yang tidak bisa di terima, maka pilih nama ID yang lain.
    7. Password ? isi dengan password atau kata kunci yang anda inginkan, misal : 123456.
    8. Re-type Password ? tulis kembali kata kunci yang tadi di tuliskan. Misal : 123456.
    9. Alternate Email ? isi dengan alamat email alternatif ( kalau tidak punya alamat email lain, kosongkan saja ).
    10. Security Question ? pilih pertanyaan yang di inginkan apabila suatu saat anda lupa dengan password anda, ini adalah alternatifnya. Misal : What was the name of your first school?
    11. Your answer ? tulis jawaban dari pertanyaan yang anda pilih di atas. misal : SD sukamundur.
    12. Type the code shown ? tuliskan huruf atau angka yang di munculkan.
    13. Do you agree? ? beri tanda tik/cek pada kotak di samping tulisan ini sebagai tanda anda setuju dengan ketentuan dari yahoo.
  4. Klik tombol Create My Account
  5. Jika tidak ada kesalahan, maka email anda sudah jadi. Jika terjadi error, lihat pesan error yang di tampilkan lalu perbaiki.
  6. Selesai. silahkan login dengan user ID serta password anda.

Sekarang anda sudah mempunyai alamat email yang siap untuk di beritahukan kepada teman atau kerabat di manapun mereka berada.

Sampai berjumpa pada post berikutnya.

MERUBAH PENTIUM III MENJADI PENTIUM IV

DENGAN KECEPATAN TINGGI

Di tempat anda, mungkin banyak orang yang bisa menginstall program. Namun saya yakin sangat sedikit sekali yang mengerti dan mau memahami seni dari proses install tersebut sehingga menghasilkan PC yang optimal.
Sering kita jumpai, komputer sekelas Pentium IV masih dikatakan lambat.

Padahal sudah dilakukan berbagai upaya untuk menambah memori dan meningkatkan prosesor. Namun tetap saja, masih ada beberapa proses yang dianggap lambat.
Dengan settingan berikut, anda bisa menyulap Pentium III secepat Pentium IV.

Ruang-ruang yang akan kita sentuh adalah sebagai berikut :

1. System Properties
2. System Configuration
3. Registry

1. System Properties

Adalah ruang berisi informasi tentang nama dan organisasi pemilik. Anda bisa membukanya dengan klik kanan pada icon Mycomputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .

Ada beberapa rahasia yang akan kita obrak-abrik pada system properties ini, sehingga menghasilkan installasi yang optimal. Ikuti langkah berikut :

1. Klik kanan pada icon MyComputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
2. Klik menu System Restore , pastikan anda mengklik Turn Off System Restore On All Drives .

Ini akan sangat berguna untuk menghalau salah satu cara perkembangbiakan virus.
3. Kemudian klik Advanced .
Terdapat 3 menu setting di bawahnya.

* Klik Setting pertama dan pastikan anda memilih Adjust For Best Performance . Lanjutkan dengan mengklik Apply . Tunggu beberapa saat, dan tampilan windows akan berubah menjadi klasik. Tampilan tersebut dapat kita rubah sesuai keinginan kita nanti.
* Selanjutnya klik Advanced , dan klik Change untuk merubah Virtual Memory.

(Virtual memory adalah Space yang dijadikan memory bayangan untuk membantu kinerja memory asli yang biasa kita sebut RAM . Virtual memory ini akan meminta ruangan dari harddisk.
* Pada sub menu Custome Size , terdapat kolom Initial Size . Isikan kolom dengan angka minimal 2 kali jumlah RAM yang anda pasang.

Misalnya anda memasang RAM 128 MB, maka isi kolom tersebut dengan jumlah minimal 256. Dan pada kolom berikutnya isi dengan 2 x kolom pertama. Jangan lupa klik Set . Klik OK dan OK lagi sehingga kembali ke System Properties awal.
* Sekarang, klik menu Setting yang ketiga, anda akan melihat dua kolom yang berisi angka 30. Rubah angka tersebut menjadi 3 . Kemudian buang tanda Ceklis (v) pada Automatically Restart .
* Klik OK setelah selesai.
* Tutup System Properties dengan mengklik OK

Dari hasil otak-atik tadi, tampilan windows terasa amat membosankan. Semuanya serba Classic, seolah-olah bukan Windows XP.

Jangan khawatir, itu hanya sekedar tampilan yang bisa kita rubah setiap saat. Caranya :

1. Klik kanan di ruang kosong pada area Desktop dan pilih Properties sehingga muncul kotak dialog Display Properties
2. Klik menu Themes , kemudian pada kolom Themes dibawahnya, klik tanda panah ( Pop up ) dan pilih Windows XP .

Jika sebelumnya sudah terpilih Windows XP , maka pilih dulu Themes lain, kemudian klik panah lagi dan pilih Windows XP . Ini dilakukan untuk memancing tampilan Windows XP yang sesungguhnya.
3. Klik Apply dan lihat hasilnya.
4. Selanjutnya klik menu Desktop , perhatikan di bagian bawah. Disana terdapat sub menu Customize Desktop , klik menu tersebut.
5. Pada tampilan kotak dialog berikutnya, pastikan anda membuang tanda Ceklis (v) pada Run Desktop Cleanup Every 60 Days.

Ini dilakukan untuk menghindari penghapusan otomatis Windows terhadap icon-icon yang sudah dianggap tidak penting, padahal menurut kita masih sangat penting.
6. Klik OK dan OK lagi untuk menutup Display Properties

2. System Configuration

Okrek santai dulu and tenang

Ruang berikutnya yang akan kita bedah adalah System Configuration . Perhatikan langkah berikut :

1. Klik Start pilih Run dan ketik msconfig kemudian Ok atau langsung tekan Enter
2. Dideretan menu bagian atas, di ujung kanan terdapat menu Startup . Klik menu tersebut.
3. Lihat ke bagian bawah, terdapat sederetan nama dengan masing-masing mempunyai tanda ceklis (v).

Nama-nama tersebut adalah indikasi program yang akan selalu berjalan ketika Windows baru pertama kali tampil. Dan jika kita membiarkan tanda ceklisnya, maka Windows akan sedikit lambat ketika pertama kali proses Loading .

1. Buang semua tanda ceklis dengan cara mengkliknya. Kemudian klik Apply
2. Klik OK untuk menutup System Configuration dan klik Restart .
3. Minum kopi, makan cemilan, atau pesen nasi goreng untuk menunggu komputer anda yang Restart.

Setelah komputer Restart dan kembali ke ruangan Desktop , anda dikagetkan dengan munculnya kotak dialog yang tentu saja berbahasa inggris.

Langsung saja klik kotak kecil untuk memberi ceklis pada Don’t Show This Massage ….., (dst) kemudian klik OK . Maka kotak tadi tidak akan muncul lagi ketika Windows baru Restart .

3. Registry

Registry adalah ruang Administrator Windows. Keluar masuknya program yang terinstall akan selalu melapor terlebih dahulu ke Registry .

Berikut ini adalah directory yang terdapat di Registry yang akan kita obrak-abrik :

1. HKEY_CLASSES_ROOT
2. HKEY_CURRENT_USER
3. HKEY_LOCAL_MACHINE
4. HKEY_USERS
5. HKEY_CURRENT_CONFIG

itu diatas bahasa program, nggak usah terlalu dipikirin ya..

Yang akan kita sentuh adalah bagian a dan b . Ikuti langkah berikut :

1. Klik Start pilih Run dan ketik regedit , klik OK atau langsung tekan Enter
2. Klik tanda plus (+) pada HKEY_CURRENT_USER
3. Klik tanda plus (+) pada Control Panel
4. Klik tanda plus (+) pada Desktop

( Perhatikan jendela sebelah kanan pada posisi Desktop. Terdapat sederetan String yang cukup memusingkan dan tentu saja berbahasa Inggris.Cari dan temukan MenuShowDelay . Jika sudah ketemu, klik dua kali dan rubah nilainya dari 400 menjadi 0, kemudian klik OK )
5. Sekarang kembali ke jendela sebelah kiri
6. Dibawah directory Desktop terdapat sub directory WindowsMetrics . Klik sub directory tersebut dan perhatikan jendela sebelah kanan.
7. Cari dan temukan MinAnimate , klik dua kali pada value tersebut dan rubah nilainya menjadi 1 , klik OK .

Sekarang tutup Registry dengan tombol Alt + F4 atau dengan mengklik tanda silang ( X) dibagian atas kanan jendela.

Restart Komputer anda dan lihat hasilnya.

Beberapa Tips

Untuk Mempercepat Loading Windows XP

Beberapa trick simple untuk mempercepat windows. efektifitas trik2 ini mungkin berbeda2, tip2 berikut mungkin bisa membuat komputer anda tidak stabil. maka. PROCEED WITH CAUTION. Juga jangan lupa lakukan backup registry sebelum tweaking.


Quote:
Cara Back up registry
start>run>regedit>file>export
kasih nama backup .reg anda klik ok
done

1. Mendisable Service Windows yg tidak diperlukan.

Karena windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas, maka windows membuat service yg sebenarnya tidak tidak terlalu diperlukan. Service2 berikut ini seringkali memakan resouce yg tidak sedikit, dengan mendisable (me-non-aktif-kan) maka komputer kita bisa mendapatkan sedikit boost karenanya.

Quote:

* Alerter
* Clipbook
* Computer Browser
* Distributed Link Tracking Client
* Fast User Switching
* Help and Support – (Jika anda mengunakan windows help, maka langkah ini diskip aja)
* Human Interface Access Devices
* Indexing Service
* IPSEC Services
* Messenger
* Netmeeting Remote Desktop Sharing
* Portable Media Serial Number
* Remote Desktop Help Session Manager
* Remote Procedure Call Locator
* Remote Registry
* Remote Registry Service
* Secondary Logon
* Routing & Remote Access
* Server
* Telnet
* TCP/IP NetBIOS Helper
* Upload Manager
* Universal Plug and Play Device Host
* Wireless Zero Configuration -(Jangan didisable jika anda mengunakan Wireless)
* Workstation

Cara mendisable service diatas:

1. Klik start>Run>ketik “services.msc”
2. Dobel klik service yg hendak diubah
3. Ubah startup type menjadi ‘Disable”

2. Matikan System restore
System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain.

1. Buka Control Panel
2. Klik Performance and Maintenance
3. Klik System
4. Klik System Restore tab
5. Klik ‘Turn off System Restore on All Drives’
6. Klik ‘Ok’

3. Defrag Pagefile
Keeping your pagefile defragmented can provide a major performance boost. One of the best ways of doing this is to creat a separate partition on your hard drive just for your page file, so that it doesn’t get impacted by normal disk usage. Another way of keeping your pagefile defragmented is to run PageDefrag. This cool little app can be used to defrag your pagefile, and can also be set to defrag the pagefile everytime your PC starts. To install:

1. Download and Run PageDefrag,
2. kasih centang pada “Defrag at next Reboot”,
3. Klik OK
4. Reboot

4. Mempercepat akses Folder – dengan mendisable Last Access Update.

Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie

1. Start>Run>regedit
2. “HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\C ontr ol\FileSystem”
3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’
4. Bikin DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’
5. Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’
6. Ubah data menjadi ‘1′
7. Klik ‘OK’

5. Me-non-aktifkan Microsoft System Sounds
Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:
1. Buka Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme
5. Klik “No”
7. Klik “Apply”
8. Klik “OK”

6. Mempercepat waktu Boot
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4. Cari “Enable” dibagian kanan regedit
5. Klik “Modify”
6. Pilih “Y to enable”
7. Reboot

Tambahan:
Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manufer yg manis.

7. Mempercepat Performa Swapfile
Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.
1. Start>Run
2. “msconfig.exe”>ok
3. Klik tab System.ini
4. Klik tanda plus pada tab 386enh
5. Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1″
6. Klik OK
7. Restart

8. Mempercepat Loading Windows Menu
Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.
1. Start>Run
2. Regedit>Ok
3. “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\”
4. Pilih/Sorot “MenuShowDelay”
5. Klik kanan dan pilih “Modify’
6. Ketik angka “100″
Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda

9. Mempercepat Loading Program.
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1′ diakhir kalimat.
4. Klik “Ok”
gampang kan, Program akan loading lebih cepat.

10. Mempercepat Shutdown Windows XP.
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
1. Start>Run
2. ‘Regedit’>OK
3. ‘HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\’
4. Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’
5. Klik kanan dan pilih modify
6. Ubah value menjadi ‘1000′
7. Klik ‘OK’
8. Sorot ‘HungAppTimeout’
9. Klik kanan dan pilih modify
10. Ubah value menjadi ‘1000′
11. Klik ‘OK’
12. ‘HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’
13. Klik kanan dan pilih modify
15. Ubah value ke ‘1000′
16. Klik ‘OK’
17. ‘HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\’ sorot ‘WaitToKillServiceTimeout’
19. Klik kanan dan pilih modify
20. Ubah value menjadi ‘1000′
21. Klik ‘OK’

Quote:

Tip2 berikut ini berkaitan dengan bagaimana Windows “dibebaskan” dari beban2 yg mengakibatkan sistem jadi lambat dan kurang responsifMembersihkan Prefetch File untuk meningkatkan Performa Windows.
Fitur ini cukup efisien dalam meningkatkan agresifitas windows tapi tidak perlu mengutak-utik registry. Yg diperlukan adalah mendelete isi directory/folder prefetch. Prefetch adalah directory yg berisi link2 yg kadaluarsa. Link2 yg semakin menumpuk bisa memperlambat komputer anda secara signifikan. Directory prefetch ada di c:windows/prefetch, membersihkan prefetch 2-3 minggu sekali cukuplah untuk pemakaian standar.Mendisable Prefetch untuk Sistem dengan memory yg kecil (256MB kebawah)
Jika sistem anda cuman 128MB. Windows prefetch akan melumpuhkan sistem anda karena prefetch berusaha nge-load, link2 lama dengan tujuan mempercepat komputer, tapi prefetch itu spt pedang mata dua, karena terlalu banyak yg di load justru komputer bukannya tambah cepat, tapi malahan jadi lambat. Karena sebagian besar memori idle disedot untuk hal.

Cara mendisable Prefetch

Quote:

1. start>run>regedit
2. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management\PrefetchParameters\EnablePrefetcher];
3. Dobel klik isi 0 untuk menDisable.
4. reboot.

Booting lebih cepat dengan mengurangi beban Font.

Quote:

Setiap kali windows booting selalu melakukan loading font2 yg terdaftar di windows. Jika anda bukan desainer grafik, tentu saja ngggak semua font itu digunakan. Saran saya adalah memindahkan font2 di folder lain.
1. Bikin foler baru
2. Masuk ke “Fonts” di Control Panel.
3. Sorot group font yg akan di pindah.
4. Pindahkan ke folder yg baru, atau untuk mudahnya klik kanan lalu pindahkan ke My Documents.
5. Reboot, jika anda membutuhkan font yg telah dipindahkan tadi, caranya copy dan paste ke directory font yg lama.

Mempercepat dengan mensetting ulang Prefetcher.

Quote:

Fitur ini cukup unik di Windows XP, dan jika dilakukan dengan benar hasilnya terasa sangat jozzzz, yg hendak kita lakukan adalah mensetting ulang folder cache yg ada di windows kita.
1. start>run>regedit
2. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management\PrefetchParameters\EnablePrefetcher]
3. ada 3 pilihan yaitu 0-Disable, 1-App launch prefetch, 2-Boot Prefetch, 3-Both (”3″ adalah yg direkomendasikan).
4. reboot.
Setting ulang ini akan mengurangi waktu booting dan waktu yg diperlukan untuk loading program.

Tweaking memory.

Quote:

Nggak cuman overclock di BIOS yg bisa mempercepat laju komputer , tapi tweaking ini nggak boleh dilewatkan. Tweaking ini disarankan bagi mereka yg memiliki kapasitas memory sebesar 512MB keatas.
1. start>run>regedit
2. HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session

Manager\Memory Management

Quote:

1.DisablePagingExecutive -dobel klik masukan desimal 1 –
point ini mengaakibatkan windows XP menyimpan data di memory, ketimbang mengakses page file di harddisk.
2.LargeSystemCache -dobel klik masukan desimal 1- – tweak ini
mengijinkan kernel windows jalan di memory, bener2 jozz gandhoz dan mak nyozzz kalo dilakukan dengan bener. so be careful.

Windows XP Icon Cache

Quote:

Seberapa banyak diantara rekan2 yg mengalami icon lag ketika mengunakan windows? Icon2 yg ada di desktop serasa lama sekali untuk muncul. Jangan kuatir jika anda mengalami hal ini. Icon di desktop mengunakan cache, dan ketika cache sudah menumpuk maka access dari desktop ke icon terasa sangat lambat apa yg perlu dilakukan? Silahkan delet atau hapus Iconchace.db yg ada di directory (/Documents) dan di (Settings/Username/Local Settings/Application Data). Ketika anda mendelete seketika itu juga windows akan bikin yg baru. dan yg pasti icon cache yg baru lebih ‘enteng’ bagi windows.
*pastikan opsi show hidden files and folder diaktifkan sebelum mendelete iconcache.db

Memaksimalkan Koneksi Internet

Quote:

56K TweaksPendahuluan
Salah satu sumber frustasi penguna internet adalah lambatnya koneksi internet, spt yg anda alami koneksi internet terkadang sangat lambat. Meski tertulis 56k output sesungguhnya dari dial up internet adalah 53.3k, dan rata2 pemakai dial up memperoleh koneksi 40k-50k, cukup lumayan untuk untuk standar dial up. Dalam angka 40k-50k maka througput maksimal adalah sebesar 6k per second.Langkah-langkah

1. Download driver terbaru untuk modem anda.
2. Langkah kedua adalah “membersihkan” jalur telepon dari gangguan listrik statis, listrik statis mampu menurunkan koneksi internet secara signifikan. Dan meski melakukan tidak ada tweaking dari Windows yg bisa kita lakukan untuk mengatasi gangguan listrik statis.
3. Download cablenut

Setting TCP/IP anda dan AFD registry untuk mencapai performa maksimal.
berikut ini adalah setting untuk cable nut 56k

DefaultReceiveWindow = 8192
DefaultSendWindow = 4096
DisableAddressSharing = 1
InitialLargeBufferCount = 20
InitialMediumBufferCount = 48
InitialSmallBufferCount = 64
LargeBufferSize = 40960
MaxFastTransmit = 6400
MediumBufferSize = 15040
PriorityBoost = 0
SmallBufferSize = 1280
TransmitWorker = 32
FastSendDatagramThreshold = 1024
EnableFastRouteLookup = 1
EnablePMTUDiscovery = 1
IgnorePushBitOnReceives = 0
GlobalMaxTcpWindowSize = 8760
MaxFreeTcbs = 4000
MaxHashTableSize = 8192
MaxNormLookupMemory = 1500000
SackOpts = 1
SynAttackProtect = 1
Tcp1323Opts = 0
TcpLogLevel = 1
MaxDupAcks = 3
TcpMaxHalfOpen = 100
TcpMaxHalfOpenRetried = 80
TcpRecvSegmentSize = 1460
TcpSendSegmentSize = 1460
TcpTimedWaitDelay = 30
TcpUseRFC1122UrgentPointer = 0
TcpWindowSize = 8760
MaxConnectionsPer1_0Server = 8
MaxConnectionsPerServer = 4
DefaultTTL = 128
DisableUserTOSSetting = 0
TcpMaxDataRetransmissions = 6
DefaultTOSValue = 90

Tweak lain yg bisa dicoba,

Quote:

Control panel>phone modem properties>modems>sorot modem anda>propertiesGeneral tab:
Maximum port speed – 115,200Extra Settings
Masukan extra settings sesuai kebutuhan anda, referensi website yg menyedia extra settings adalah sbb:
Spy.net
56K.com
West.net
ModemHelp.org

Advanced port settings
kasih centang “use FIFO buffers” kemudian slider barnya di geser ke paling kanan.

Ubah default preferences:
Port Speed – 115,200
Data Protocol – Standard EC
Compression – enabled
Flow Control – hardware

Advanced:
Data bits – 8
Parity – None
Stop Bits – 1
Modulation – Standard

Masuk ke Network and Dialup Connections dan klik kanan pada Icon ISP anda dan plilih properties

General tab:
Sorot modem dan pilih configure “configure”, pilih maximum speed 921,600 dan dan di “hardware features” pastikan semua kotak dicentang.

Networking tab:
Uninstall semua protocol yg tidak dipakai, Jika komputer anda adalah stand alone PC maka yg diperlukan adalah TCP/IP saja.

Pilih kotak settings pastikan semua kotak dicentang.

Setting COM port:
Klik kanan My Computer lalu pilih properties – hardware – device manager – pilih COM port yg dipakai – port settings – bits per second 128000.

 

Komentar ditutup.

 
%d blogger menyukai ini: